Ketika Curahan Hati Remaja dengan Autisme Dituangkan dalam Buku Cerita

Di usia 5 tahun, Max Miller (14) didiagnosis autisme. Saat itu pun, dokter mengatakan bahwa si kecil Max tak akan bisa bicara. Memang, sampai usia 6 tahun, Max belum bisa bicara. Meski begitu, Max bisa berkomunikasi dengan ibunya, Rebecca Miller melalui gambar. Bermula saat Max frustasi memberi tahu sang ibu bahwa ia ingin minum susu, hingga ia menggambar sebuah susu dalam gelas dengan panah mengarah ke kulkas.

"Ini sesuatu yang menakjubkan untuk saya. Memang kata-kata tidak bisa diucapkan Max, tapi ia bisa mengungkapkan emosinya. Sejak saat itu, saya berkomunikasi menggunakan gambar yang dibuat Max," tutur Rebecca kepada Today.

Di sekolah, jika Max mendapat bully-an atau perlakuan tak mengenakkan dari temannya, ia akan menggambar seorang anak duduk di pojok ruangan dengan awan hitam dan merah. Jika seperti itu, Rebecca merasa miris  karena autisme yang dialami Max membuat ia tak bisa diterima oleh teman-temannya.

Namun, perubahan terjadi saat Max duduk di bangku kelas 4 SD. Saat itu, Max diterima di program khusus yang diadakan Eagleview Elementary School di mana Max dilatih untuk mengasah bakatnya menggambar. Gambar yang dibuat Max mulai dipajang di mading sekolah dan ia bahagia luar biasa.

Hal lain yang membuat Rebecca terkejut, Max bisa menceritakan apa makna dari gambar yang ia buat secara lisan, dengan lafal jelas. Sejak saat itu, perlahan Max mulai bisa bicara. Ketika banyak hasil karyanya dipajang di sekolah, teman-teman Max mulai menganggap ia adalah murid yang tak berbeda dengan mereka.

"Seni menyelamatkan hidup saya. Lewat gambar yang saya buat, saya bisa dihargai orang lain dan saya menjadi seperti manusia," tutur Max. Kini, buku cerita bergambar berisi keseharian Max dengan judul 'Hello, My Name is Max and I Have Autism' sudah terjual ribuan copy.

Bahkan, ketika Max mendengar ada seorang anak dengan autisme bernama Christopher Miller ingin bunuh diri, Max mengirimkan bukunya. Berhasil! Buku itu membuat Miller terinspirasi. Bahkan, kini Miller juga sudah menerbitkan buku cerita bergambar tentang sosok superhero spesial dengan judul 'Captain Spectrum'.

"Saya juga mendonasikan perangkat Art Start Kits untuk anak dengan autisme yang kurang mampu, supaya mereka juga bisa berekspresi dan berkarya. Autisme bukan halangan bagi kita menggapai mimpi," ungkap Max.

Sumber : health.detik.com

 

Supermap - Peta Sukses Kekuatan Mind Mapping
Pusat Pelatihan Pendidikan dan SDM Profesional
Mind Mapping - Super Memory - Speed Reading - Goal Setting

Pin It