5 Tips Orangtua Menemani Anak Belajar

Setelah liburan tahun baru, kegiatan belajar semester genap kini sudah mulai. Tak hanya anak yang kembali semangat bersekolah, tapi juga orangtua, utamanya yang masih punya anak usia TK. Lain hal ketika anak sudah mulai masuk jenjang pendidikan lebih tinggi. Kebanyakan orangtua tak lagi mendampingi anak belajar. Alasannya, anak sudah mulai bisa belajar sendiri.

Padahal, dalam menghadapi proses sekolah atau pendidikannya, anak juga harus siap menghadapi stres atau tekanan sesuai usia dan tuntutan perkembangan. Apakah dia akan menjalani dengan mudah atau sulit, di sinilah peran orangtua sebagai pendukung pertama dan utama bagi anak.

Sebaiknya, pada usia berapapun dan di jenjang pendidikan manapun, forum Sahabat Keluarga Kemendikbud mendorong orangtua menemani anak belajar. Pengalaman ditemani orangtua saat belajar ini akan selalu diingatnya sebagai kenangan terindah. Apalagi ketika suatu saat jauh dari orangtua.

Forum Sahabat Keluarga Kemendikbud memberikan 5 tips dan inspirasi bagi orangtua dalam mendampingi anak belajar:

1. Bukan mengerjakan tugasnya
Menemani dan mendampingi anak belajar bukan berarti membantu anak mengerjakan tugas sekolahnya. Bahkan ketika anak meminta bantuan, jangan langsung membantunya, tetapi mengajaknya berpikir untuk mencari jawaban dan sekaligus diajarkan menerima konsekuensi atas jawabannya itu.

2. Menjadikan pembelajar mandiri
Orangtua sebaiknya melatih anak menjadi pembelajar mandiri hingga ia paham apa yang harus dipelajari dan orangtua siap mendukung atau memfasilitasinya.

3. Buat anak nyaman dan diperhatikan
Selama mendampingi anak belajar, buat anak merasa nyaman, diperhatikan dan menjadikan waktu belajar sebagai proses tanggung jawab sesuai usianya.

4. Kenali gaya belajar anak
Orangtua perlu mengenal gaya belajar anak. Ada anak yang gampang menguasai pelajaran dengan membaca, ada juga yang efektif bila mendengar penjelasan atau melihat secara visual. Bahkan ada anak yang bisa mudah memahami pelajaran dengan mempraktikkan langsung.

5. Sesuaikan kondisi dan usia
Sesuaikan waktu belajar dengan kondisi dan usia anak. Semakin kecil usia anak, kemampuan untuk bertahan dan konsentrasi semakin sedikit. Pilih juga waktu belajar yang tepat dengan kondisi anak, misal sebelum dan sesudah makan malam.


Yohanes Enggar Harususilo
Sumber: edukasi.kompas.com

 

SUPERMAP LEARNING CENTER
Pusat Pelatihan Pendidikan dan SDM Profesional
Mind Mapping - Super Memory - Speed Reading - Goal Setting

Pin It